Materi 2 Terbentuknya Kota Makah.
Berawal dari dakwahnya Nabi Ibrahim ke Palestina, sebagai
mana kita ketahui nabi Ibrahim mempunyai tugas dakwah sekurangnya ada 3 negeri
atau wilayah seperti Babilonia, Palestina dan makah. Setelah Dakwah di
babilonia selesai yaitu dakwah di wilayah yang dipimpin oleh raja Namrud yang
tidak mau beriman, kemudian dakwah beliau pindah ke Palestin. Dakwah di
palestin ini Nabi Ibrahim telah ber istri dengan wanita cantik sarah as.
Nabi
Ibrahim As memiliki keturunan yang nantinya banyak menjadi pemimpin atau nabi
seperti yang dijelaskan dalam Al-Quran ( .. "Dan Kami
menjadikan mereka itu, keturunannya Ibrahim عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ السَّÙ„َامُ, pemimpin-pemimpin
-
- yang akhirnya manusia mendapatkan
petunjuk dari mereka - - dan mereka menjalankan (perintah) dari sisi Kami; Kami
wahyukan kepada mereka agar selalu melakukan perbuatan-perbuatan baik."
"Dan Kami menjadikan mereka itu, keturunannya Ibrahim عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ السَّÙ„َامُ, pemimpin-pemimpin -- yang akhirnya manusia mendapatkan petunjuk dari mereka - - dan mereka menjalankan (perintah) dari sisi Kami; Kami wahyukan kepada mereka agar selalu melakukan perbuatan-perbuatan baik.")
Kata Ulama tafsir, semua keturunan Ibrahim AS yang secara langsung, Ishak, Ismail, Ya'qub, kemudian turun Yusuf Musa, Daud, Sulaiman, Yunus, Ayub, Isa عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ السَّÙ„َامُ mereka semua dikenal dengan keturunan Ibrahim, dan yang terakhir Nabi Muhammad صَÙ„َّÙ‰ اللهُ عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ ÙˆَسَÙ„َّÙ…َ –- dari Ismail.Semua ini adalah orang-orang yang saleh dan jadi pemimpin.
"Dan mereka selalu salat."
Berlomba-lomba dalam kebaikan. Menunaikan salat, menunaikan zakat,
Ibrahim عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ السَّÙ„َامُ akhirnya meninggalkan dalam kondisi saat itu sudah menikah dengan Sarah عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ السَّÙ„َامُ.Dan Sarah عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ السَّÙ„َامُ tidak punya anak, karena Beliau mandul.
Hijrahlah Ibrahim عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ السَّÙ„َامُ ke Palestina. Tinggal di Palestina dan ini menandakan Palestina masuk dalam lokasi dakwah Beliau عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ السَّÙ„َامُ.
Dan perlu kita ketahui bahwa Nabi-Nabi sebelum Baginda Nabi Muhammad diutus untuk wilayah-wilayah tertentu dan kaum tertentu saja. Ibrahim AS punya tiga lokasi -
Babylonia yang akhirnya ditinggalkan karena susah selesai masalah Namrud tidak mau beriman. Dan kaumnya pun banyak yang kufur.
Kemudian Allah suruh hijrah ke Palestina. Kemudian di Palestina banyak orang yang mengikuti risalah Nabi Ibrahim
Dan kita tahu ada pembangunan Masjidil Aqsa di situ. Kemudian Beliau disuruh ke Mekkah.
Bertemu Dengan Raja Mesir yang zhalim
Beliau memiliki istri Sarah, dan
setelah menikah cukup lama. Kemudian juga bertahun-tahun disebutkan dalam riwayat sampai umur Sarah mencapai 60
tahun, belum punya anak.
Ringkas cerita, Beliau suatu hari
ingin masuk ke Mesir. Dan waktu itu di Mesir ada Raja zalim. Kezaliman Raja ini
yaitu Dia suka mengambil istrinya orang. Untuk dijadikan selir. Sarah adalah
wanita yang terkenal dengan
kecantikannya. Sampai sebagian ahli sejarah mengatakan dinukil dalam beberapa
Ashar - di antara wanita-wanita yang sempurna
secara fisik adalah Hawa istrinya adam kemudian
Sarah Istri Ibrahim,
Asiyah,
istri Fir'aun. Khadijah istrinya Nabi kita Muhammad dan Fatimahanaknya nabi kita yang juga istri dari
Ali bin abi thalib
Yang jelas Sarah ini punya kelebihan
fisik yang luar biasa. Sehingga, laki-laki kalau melihatnya pasti sepakat bahwa
wanita ini cantik. Sebelum masuk ke Mesir, kata Ibrahim kepada Sarah, dalam
negeri ini ada orang zalim. Dia suka mengambil istri orang, jadi kalau kamu
didekatin nanti oleh prajurit-prajurit
dan Nanti kalau kau ditanya 'Siapa kamu dan saya ', katakan kamu adalah “
Saudariku." Maksudnya ibarhim adalah Maksudnya saudari seiman. Karena ada ukhuwal islamiah dalam
Islam. Ada persaudaraan dalam Islam.
Sarah menjawab "Baiklah."
Begitu masuk di Mesir, dengan hikmah Allah, ternyata prajurit Raja Mesir ini lihat si Sarah. Begitu lihat langsung didatangin. Pertanyaan yang pertama, ditanya "Siapa kamu?" Ibrahim mengatakan, "Saya saudaranya."
Tanya Sarah, "Siapa kamu?"
"Saya saudarinya."
Tapi karena cantiknya Sarah, dia tidak perduli lagi. Mau saudara ataupun suami pokoknya ambil. Tangkap ini orang. Ini yang disuka sama Raja.
Sarah dibawa ke istana dan Ibrahim ditahan. Dibawalah Sarah عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ السَّÙ„َامُ masuk ke istana
Begitu lihat, Rajanya langsung napsu
mau mendekati.
Sarah عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ السَّÙ„َامُ berdoa kepada Allah, "Ya Allah, ambil alih orang ini."
Jangan sampai coreng kehormatan, karena ini Raja. Tidak ada yang bisa lawan dia. Kecuali dengan kuasa ilahi. Tiba-tiba tangan kanannya Raja ini struk
Engga bisa bergerak, waktu dia mau jamah, tidak bisa bergerak tangannya.
Kata Raja itu, "Apa yang kau lakukan dengan Saya?" Kata Sarah عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ السَّÙ„َامُ "Saya berdo'a kepada Tuhan Saya untuk menyelamatkan dari keburukanmu."
Dia (Raja) bilang, "Kalau begitu, berdo'a sama Tuhanmu minta supaya Saya disembuhkan." Saya (janji) tidak akan ganggu kamu." Sarah عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ السَّÙ„َامُ berdoa, "Ya Allah, sembuhkan orang ini." Sembuh tiba-tiba tangannya. Tadinya tidak bisa bergerak, dia mau jamah malah berhenti.
Seperti patung tangannya. Tiba-tiba sembuh. Dia engga percaya,
Jangan-jangan ini adalah sihir mungkin. Mainan. Dia (Raja) mau jamah lagi. Sarah عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ السَّÙ„َامُ untuk kedua kalinya berdoa,
Dua-duanya tangan (Raja) struk. Tidak bisa bergerak.Dia bilang, "Apa yang kau lakukan?" Kata Sarah, "Saya berdoa sama Tuhan Saya supaya diselamatkan dari keburukanmu."Saya sudah bersuami dan ini tidak boleh. Dalam agama kami
. "Baik, minta sama Tuhanmu,
agar tangan Saya disembuhkan lagi." Kedua tangannya diam, tidak bisa
bergerak kaku.
"Sembuhkan, dan saya tidak akan ganggu kamu." Sarah di depan Raja berdoa "Ya, Allah, sembuhkanlah orang ini."Sembuh tiba-tiba tangannya si Raja.
Ternyata masih belum puas. Masih mau lagi jamah Sarah, dan Sarah عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ السَّÙ„َامُ pun berdoa untuk ketiga kalinya. Tiba-tiba struk semua badannya kecuali mukanya.
Semua tidak bisa bergerak. Kaku sekujur tubuhnya. Lalu dia sudah tahu nanti akan disuruh berdoa lagi, "Mintalah sama Tuhanmu, supaya Saya disembuhkan, dan Saya tidak akan ganggu kamu serta semua ini (penasihat Saya, dayang-dayang Saya) jadi saksi. Saya tidak ganggu kamu."
Kata Sarah عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ السَّÙ„َامُ, "Baiklah. Ya Allah, sembuhkanlah dia." Sembuh tiba-tiba. Apa kata Raja dengan ketakutan, "Keluarkan perempuan ini dari istana Saya, karena yang kalian bawa adalah jin bukan manusia."
Keluarlah Sarah, sarah sudah merasa aman dikeluarkan. Tapi Raja Mesir ini ketakutan. Raja berkata sekiranya sampai di luar istana, dia berdoa. Bisa mati nanti. Soalnya tidak ada yang berdoa lagi nantinya. Tadi kan dia (Sarah) bisa minta (ke Allah) buat menyembuhkan.
Maka dia (Raja) menghadiahkan salah satu budak wanitanya yang bernama Hajar. Raja Mesir ini menghadiahkan budak wanita bernama Hajar.
Tentu ada ahli sejarah yang mengatakan ini anaknya Raja tersebut, untuk mengambil hatinya Sarah, supaya jangan dia berdoa supaya dia (Raja) kena struk lagi. Tapi riwayat yang banyak menceritakan adalah sarah memang hamba Sahaya terbaik.
Wanita terbaiknya yang dianggap pada saat itu oleh Raja. Hadiahkan kepada Sarah.Dan waktu itu umurnya setengah umur Sarah.
pada saat itu umur Ibrahim sudah sekitar 40 tahun tentunya. Kemudian umur, waktu di nobatkan menjadi Nabi di babilonia , kemudian cuma dalam beberapa tahun berdakwah, lalu keluar ke Palestina.
Pernikahan Nabi Ibrahim dengan hajar
Jadi umur Sarah juga sekitar 30
tahun. Umurnya Hajar setengahnya.
Pergilah Hajar bersama Sarah menjadi seorang pelayan yang melayani Sarah sampai umur Sarah mencapai umur 60 tahun.
Berarti umurnya Hajar sekarang 30 tahunan. Setengahnya. Maka Ibrahim menginginkan anak. Maka Sarah عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ السَّÙ„َامُ karena melihat suaminya begitu, dia pun akhirnya menghibahkan Hajar untuk Ibrahim sehingga Hajar dibebaskan dari keterbudakan lalu dinikahi oleh nabi Ibrahim,
Kemudian dalam satu tahun hajar punya anak, namanya Ismail.
berjalan waktu, Sarah juga ingin menjadi wanita yang bias memberikan anak untuk Ibrahim suaminya. Dia juga ingin punya anak. Tapi umurnya sudah 60 tahun. Berdoa kepada Allah, "Ya Allah, mudahkanlah mendapatkan anak untuk Ibrahim dari Saya."
Dan Allah سُبْØَانَÙ‡ُ Ùˆَ تَعَالَÙ‰
menerima doanya Sarah. Di umur 60 tahun sekian itu, dia hamil. Awal berita
sampai hamilnya Sarah ini, karena ini kejadian besar.
Yaitu bertamunya Malaikat ke rumahnya nabi Ibrahim. Hal ini dijelaskan dalam Al-Qur'an di surat Maryam. Yang jelas malaikat datang, dan waktu itu malaikat datang, dua orang diutus ke rumahnya Ibrahim di Palestina. Dua malaikat ini diutus untuk dua hal yang penting :
Yang pertama, untuk menyampaikan berita gembira kalau Sarah akan hamil dan akan lahir Ishak menjadi Nabi nanti.
Yang kedua adalah mereka datang
untuk menghancurkan kaum Luth.
waktu itu Kaum Nabi Luth, berbuat
homoseksual. Atau menyukai sejenis. Mereka sudah diingatkan oleh Nabi Luth tapi
tidak mau (taubat). Mereka lakukan homoseksual, lalu datang malaikat untuk
menghancurkan mereka (di waktu subuh) Allah ceritakan dalam Al-Qur'an surat
Az-Zariyat, surah nomor 51 ayat 24-30.
Akhirnya Sarah melahirkan seorang anak yang bernama Ishak.
Nabi Ibrahim akhirnya sekarang
memiliki dua orang anak. Ismail dari istri kedua, Hajar. Dan Ishak dari Istri
pertama, Sarah
Kemudian Datang perintah Allah kepada Ibrahim pada saat itu untuk membawa istri keduanya, Hajar, bersama dengan anaknya Ismail ke sebuah lembah yang sangat jauh dari Palestina, Itu adalah Mekkah. Waktu itu tidak ada manusia, Karena di sekitarnya itu ada dua gunung besar. Gunung Aswaida dengan Abi Qubais. Sangat besar. Ini lembah di tengah-tengah. Dan dulu tidak ada Ka'bah.Tidak ada pohon, tidak ada kehidupan,
Hajar dan Ismail pindah ke makkah
Pada saat itu perintah Allah mutlak
kepada Ibrahim "Bawa istrimu, Hajar, dengan Ismail ini ke wilayah
tersebut." berkata kepada istrinya, "Siap-siaplah ikut dengan
Saya."
Berangkatlah hajar , disepanjaang jalan Hajar tidak pernah bertanya. "Mau ke mana, hai suamiku, jarak dari Palestina ke Mekkah, adalah sekitar sebulan perjalanan dengan kuda tercepat pada waktu itu. Karena Ibrahim dan hajar mengendarai unta bias kita bayangkan perjalanannya jadi makin lambat. Tibalahmereka di lembah itu (saat ini belum ada ka’bah).
Karena perlu kita ketahui . dibangun
pertama oleh Adam bersama anaknya Syith . Syith adalah anak Adam yang sangat
saleh, Syith ini membangun Ka'bah bersama ayahnya. Tapi pada saat terjadi
banjir besarnya Nuh, yang dikenal dengan kiamat kecil habis semua. Termasuk Ka'bah. Bangunannya
hancur. Karena semua bumi ini, hancur tenggelam dengan air. Dari bumi
dikeluarkan air, dari langit juga diturunkan hujan air.
Semua hancur, kecuali yang ada di
atas kapalnya Nabi nuh, yang tertinggal
adalah pondasi Ka'bah. Diistilahkan dalam Al-Qur'an adalah Bakkah.
Bakkah. Ada ulama tafsir mengatakan
adalah Mekkah, ada yang mengatakan makna daripada pondasi dasarnya Ka'bah.
Singkat cerita apa yang terjadi, Ibrahim mengatakan kepada Hajar, "Turunlah di sini."
"Dan di sini, aku akan
meninggalkanmu."
Kemudian Ibrahim membalikkan untanya, pulang mengarah ke
Palestina. Cuma itu kalimatnya.
Hajar di sini sebagai manusia, muncul sebuah pertanyaan. "Ini lembah tidak ada satu pohon kering. Tidak ada." Apalagi pohon basah, tidak ada hewan, tidak ada manusia.
Maka, Hajar mengikuti unta dari
belakang. Mengatakan, "Wahai Ibrahim..
apa kau tinggalkan kami di lembah,
yang tidak ada makanan, tidak ada manusia. Tidak ada hewan, Tidak ada pohon. sambil menangis jalan. Tidak jawab. Hajar
ikutin dari belakang. "Wahai Ibrahim, apa kau tinggalkan kami di
lembah?"
"Kenapa kau letakkan kami di lembah?" Tak ada manusia, tak ada hewan, tak ada pohon. Ibrahim عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ السَّÙ„َامُ sambil nangis jalan di atas unta.
Yang ketiga kali ditanya, "Wahai Ibrahim, mengapa kau tinggalkan kami di lembah? Tidak ada manusia, tidak ada hewan, tidak ada tumbuhan." Ibrahim tidak jawab. Ibrahim ini sebenarnya bisa jawab. Tapi berat buat dia, karena istrinya disuruh oleh Allah- tinggalkan di situ. Dan keterangan pun pada saat itu oleh sebagian ahli sejarah mengatakan, belum dijelaskan kepada Ibrahim عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ السَّÙ„َامُ -
kenapa istri dan anaknya disuruh
ditinggal.
"Ini bukti keimanan yang luar biasa." Kata Ulama, "Ini bermula daripada awal panen pahalanya Hajar yang sampai hari kiamat akan ada."
"Sebentar Ibrahim, apakah Allah yang perintahkan kamu mengerjakan ini?"
Ibrahim tidak menyaut saat itu, cuma menganggukan kepalanya.
"Kalau begitu, Allah tidak akan membiarkan kami.
Di tengah jalan tentu dia berdoa, "Ya, Allah. Aku tinggalkan keluargaku di sebuah lembah. Tak ada manusia, tidak ada hewan, tak ada tumbuhan Dikatakan dalam Al-Qur'an, (Q.S Surat 14 : 30) Di sebuah lembah yang tidak ada zizara.
saya meninggalkan keluarga Saya, Allah." di sebuah lembah tidak ada zara. Tidak ada daun, batang pohon kering tidak ada.
Tapi kata Ibrahim, " Tapi di
tempat lokasi rumahmu yang mulia.
Ayat ini menjelaskan kepada kita
teman-teman sekalian, kalau memang di
situ ada pondasinya Ka'bah Sudah ada.
Sebagaimana juga Allah berfirman
dalam Al-Qur'an surat Ali-Imran (3) : 96 tentang masalah Ka'bah.
Waktu itu, Ismail masih dalam susuan. Baru setahunan umurnya.
Maka Hajar عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ السَّÙ„َامُ
melihat di sekitarnya. Coba ikhtiar sebagaimana manusia. Adakah manusia, adakah
kafilah lewat, ada tidak sebuah pohon
untuk bernaung? Yang Beliau lihat di situ gunung yang dia bisa jangkau. Tentu
di Mekkah ada dua gunung besar, Aswaida dengan Abi Qubais. Ini sulit, terlalu
besar untuk dinaiki. Tapi ada gunung di situ, Shofa dan Marwah. Gunung Shofa
dan Marwah. Ini bukit bisa terjangkau. Manusia bisa menaikinya. Maka Hajar supaya
bisa lihat dari jarak jauh dia naik ke Shafa. Dia naik Shafa, dia lihat ke arah
Marwah. Marwah cukup jauh yang kita tahu. Itu kurang lebih 1 kilometer jaraknya
(450 meter lebih tepatnya)
Hajar setelah tujuh kali bolak-balik, ternyata sama tidak ada apa-apa. Dan sekarang menjadi sebuah hukum, dari Shofa ke Marwah itu selalu hitungannya ganjil tentunya. Satu, tiga, lima dan tujuh.
Marwah ke Shofa yang genap, putaran
yang kedua, keempat, dan keenam. Kadang-kadang kalau Saya pandu Jema'ah haji
atau Umroh, Saya bahasakan begitu. Supaya tidak lupa, pokoknya Shofa ke Marwah
selalu putaran kita yang ganjil.
Setelah 7 kali, teman-teman, bolak-balik, ternyata ini adalah fatamorgana. Tak ada air - - maka Hajar pun ambil ikhtiar untuk kembali ke arah anaknya.
Waktu itu Ismail ditaruh ditanah,
ditinggalkan, di sebuah tempat yang disusun batu-batu daripada padang pasir di
sekitarnya untuk menaungi minimal dari panas. Yang terjadi waktu dia kembali, dia
melihat di sebelah kakinya Ismail ada mata air.
Ada 3 riwayat yang menjelaskan masalah itu yang duanya masih di dha'if kan para Ulama, yang satu disahihkan.
1. dikatakan air itu keluar dari sentakan
kakinya Ismail pada saat menangis. Dan ini dilemahkan.
2. riwayat kedua mengatakan keluar
dari telapak kaki untanya Ibrahim عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ السَّÙ„َامُ. Ini juga dilemahkan
hadisnya.
3. Yang ketiga ini adalah ini yang
disahihkan. Jibril عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ السَّÙ„َامُ datang dan mengepakkan dengan sayapnya
lalu keluarlah mata air tersebut.
Kembali ke ismail dan hajar, begitu lihat mata air kira-kira apa yang terjadi? Hajar buru-buru mendatangi air tersebut.
Karena dia tahu, cuma ada dia dan
anaknya. Lalu, dia membuat bendungan dari tanah Padang Pasir sama tangannya, Dibuat
bendungan, sambil dia mengucapkan bahasanya orang Mesir. Bahasa asli Kipti. Dia
mengatakan, "Zam-zam." Apa artinya itu,
"Berkumpulah-berkumpulah."
kemudian Ismail diiberikanlah minum oleh Hajar. Kemudian setelah minum teman-teman sekalian, pada waktu itu juga, ini di pagi hari, terjadilah sebuah kejadian kecil.
To be continiuw


0 Komentar