MASUKNYA AGAMA YAHUDI DAN NASRANI KE
JAZIRAH ARAB.
Definisi.
Di Jazirah Arab atau Negara Arab Saudi
dari zaman dahulu Kita kenal beragama Islam pastinya, tetapi sebenrnya di
jazirah arab ini terdapat agama yahudi dan nasrani sudah ada bagaimana ini bias
terjadi akan kita bahas dibawah ini :
A. Agama
Yahudi
Kata Yahudi Berasal dari
kata Huda (petunjuk atau pertolongan ) kata Huda di ambil dari perkataan Bani Israel. Awalnya
Bani Israil masih beragama samawi ( agama dari nabi Ibrahim As.) yaitu agama
yang menyembah Allah Swt. Berawal dari
Nabi Musa As yang pada saat itu yang menjadi Nabi untuk Kaum bani Israil
sekitar tahun 1450 SM. Pada saat itu Nabi musa mendapat perintah untuk menerima
wahyu (kitab taurat) ke bukit tursina selama 40 hari. Dan selama Nabi Musa As,
pergi ke bukit tursina tugas Musa di wakilkan ke saudaranya yaitu nabi Harun
As.
Kemudian selama Musa As
pergi ada seorang dari kaum Bani israil yang bernama Shamiri membuat patung
sapi. Dan shamiri menyuruh bani israil untuk menyembah patung tersebut. Walupun
nabi harun member peringatan dan pencegahan tetapi Kaum bani israil yang di
pelopori oleh Shamiri tidak mau mendengarkan peringatan Nabi harun, Bani israil
akan berhenti menyembah patung sapi klau Nabi Musa telah kembali ( jawaban dari
bani Israil)
Kemudian setelah Nabi
musa As kembali ke kaumnya, Musa sangat marah kepada kaumnya. Akhirnya Kaumnya
pun bertobat dan kembali menyembah Allah Swt, tentunya patung patung buatan
shamiri di hancurkan semua dan Shamiri di usir dari kaum bani israil.
Berjalan waktu Setelah nabi
musa As meninggal maka kaum Bai israil tidak mau mengakui kedatangan nabi Isa
bersama kitab yang dibawanya yaitu Kitab Injil. Sebagian kaum bani israil ada
yang jadi pengikut nabi Isa dan sebaginya lagi Kaum bani israil yang tidak mau mengakui
Risalah Nabi Isa di sebut Yahudi.
B.
Agama Nasrani.
Kata Nasrani berasal dari
berasal dari kata nashara yang Artinya penolong. yang di mana kata Nasrani diperuntukan untuk
seluruh pengikut nabi Isa, nabi isa di
perkirakan hidup dan berdakwah antar tahun 6 masehi atau 4 Masehi. Pengkikut nabi Isa Disebut Nasrani dan
sahabat nabi isa disebut Hawariun. Orang Nasrani menyebut Kaum yahudi yang
tidak mau mengakui Nabi Isa sebagai Nabi dan Rasul adal oarng Kafir.
Orang yahudi tidak mau mengimani atau meyakini ada nabi setelah nabi Musa tetapi mereka
meyakini Nabi nabi sebelumnya seperti nabi syu’aib, ayub yusuf dan lainya
sampai kea dam As.
Orang Nasrani Mengimani
atau meyakini Nabi yang dating sebelum Nabi Isa AS. Seperti Nabi yahya, zakaria
sulaiman, musa dan sapai ke Adam As. Tetapi orang Nasrani tidak meyakini ada
lagi nabi setelah Nabi Isa yaitu Nabi penutup yaitu Nabi Muhammad SAW. Sehingga
orang islam atau pengkikut Rislah Nabi Muhammad SAW juga menyebut Orang Nasrani
adalah Orang Kafir.
Orang Yahudi sangat tidak suka kepada
nabi Isa dan sahabatnya beserta pengikutnya, bahkan orang yahudi berusaha
membunuh Nabi Isa dan menyalibnya di tiang salib.
1. Masuknya
Agama Yahudi ke Jazirah Arab
Masuknya agama Yahudi di
daerah Arab. dimulai dari kisah seorang Raja
Yaman yaitu Rabi’ah bin Nasar. Ia adalah Raja yaman yang menjadi peyembah
Nerhala dan patung dan juga penyembah Api dan Pohon.
Suatu ketika. Raja rabi’ah bin Nasar
mengalami Ke galauan dan kegelisahan sehinga di susah untu tidur, hal ini
disebabkan karena kedatangan suatu mimpi yang Aneh. Kemudian yaitu Rabi’ah bin
Nasar mengumpulkan para penasehatnya yang terdiri dari dukun dan penyihir untuk bias
mentakwilkan mimpinya. Menurut pendapat para dukun dan penyihir tersebut adalh “
Bahwa Kerajaannya kan mengalami Kehancuran dalam waktu dekat.
Mendengar takmil dari
para penasehatnya yaitu Rabi’ah bin
Nasar mengambil suatu tindakan pencegahab dari kehancuran, dengan jalan
memindahkan sebagaian keluarga dan keturunannya ke wilayah Irak. Nantinya di
wilayah Irak ini keturunnya berkembang dan membentuk kerajaan dan kerjaannya
ini juga menjadi satu kerajaan yang besar. Salah satu keturunannya yang menjadi
Raja pertama adalah Nu'man bin Basyir. Selanjutnya.Kerjaan ini dilanjutkan lagi
oleh Keturunannya lagi yaitu Raja Tabban
Assad.
Raja Tabban Assad adalah
seorang Raja yang berhasil membuat kerajaanya makin luas yaitu wilayh yaman
bekas nenek moyangnya pun ikut masuk ke wilayahnya sehingga Raja Tabban Assad menjadi terkenal dengan kerajaannya yang
sangat luas, dan dikenal dengankerajaan Tubba’ sebagai mana yang di ceritkan
dalam QS: Saba’ wilayahnya Tabban
disebut Tubba’ (saba’).
Raja Tabban Assad memliki jiwa pebisnis salah satunya
perdagangan. Iya suka berkeliling ke daerah-daerah baik di zaman atau keluar
zaman untuk melihat dan Mencari peluang-peluang bisnis yang lain. Dan kalau bias
wilayah yang berpotensi bias menghasilkan banyak kekayaan maka Tabban akan
menguasai wilayah tersebut bersama Pasukan perangnya. Sehingga Pada Sautu
ketika tibalah Raja Tabban Assad di daerah Yastrib ( Madinah). Di sini Raja Tabban Assad Melihat peluang
bisnis yang sangat menguntungkan, Sebagaimana yang kita kenal daerah Yatsrib
adalah daerah penghasil kurma yang dikirim ke berbagai wilayah wilayah di
Jazirah Arab. Banyak pedagang yang dating ke wilayah yastrib, singkat cerita Raja
Tabban Assad mulai ikut berbisnis di kota Yastrib ini dengan pengelola usahanya
di pimpin oleh salah satu anaknya. Berjalan
waktu Anaknya ini berselisih dengan masyarakat Yatsrib atau Madinah, Sehingga
membuat anaknya terbunuh.
setelah sebulan berlalu Raja
Tabban Assad mendengar Bahwa anaknya
meninggal. Dan dia sangat marah dan ingin menghancurkan masyarakat kota
Yastrib. Pasukan perang pun berangkat untuk mengepung dan menghancurkan kota
Yastrib,
Pengepungan dan perang
di kota Madinah pun ber langsung. Setelah bebrapa hari perang berjalan, Raja
Tabban Assad melihat suatu kejadian yang tidak pernah dia alami. Yaitu sikap
dan prilaku penduduk madinah yang berbeda dengan wlayah lain dalam perang, jika
perang dalam gencatan senjata , maka pada malam harinya penuduk Madinah
mengantarkan makanan dan minuman serta obat obatan kepada pasukan Raja Tabban
Assad, padahal itu musuhnya. Inilah sifat asli penduduk Madinah yang terkenal
dengan ke dermawanan nya. Dimana pada zaman nabi Muhammad hijrah nantinnya
penduduk madinah asli ini yang terdiri dari dua suku yaitu suku auz dan khajrat
disebut dengan kaum Anshor. Penduduk madinah
setengahnya adalah orang yahudi dan setengah nya lagi adalah kedua suku ini.
Tetapi orang yahudi di
kota yastrib ini suka mengadu domba kedua suku auz dan khajrat ini sehingga
kedua suku ini selalu berselisih dan berperang.
Setelah 40 hari pengepungan
dan peperangan di Yastrib. Keluarlah
dari Madinah 2 orang pendeta yahudi menjumpai Raja Raja Tabban Assad.
Percakapan antara Raja Tabban Assad
dan pendeta yahudi ini adalah
Pendeta :
Wahai Raja Yaman Raja Tabban Assad apa yang engkau cari disini
Raja :
Aku ingin membalas dendam atas kematian anakku yang telah terbunuh
Pendeta :Engkau Tak akan mampu untuk emngancurkan kota ini
Raja : kenapa bias begitu wahai pendeta
Pendeta : kota ini adalah kota Majrun Nabi ( Kota Hijrahnya Nabi
terakhir)
Raja :
dari mana engkau tahu
Pendeta : Dari Kitab Kami yaitu Kitab Taurat. (Didalam kita
Taurat dijelaskan bahwa Kota yang menjadi jijrahnya Nabi terakhir adalah
wilayah yang dikelilingi oleh Pepohonan Kurma dan wilyahnya di apit oleh batu
Hitam yang tajam dan panas.) sebagai mana engkau lihat wahai raja Raja Tabban
Assad wilayah ini seperti yang telah dijelaskan dalam kitab Kami. Inilah yang
membuat kami yahudi berada di daerah yastrib ini.
Mendengar penjelasan
pendeta ini maka Raja Tabban Assad menjadi tertarik dan pindah agama menjadi
Agama Yahudi. Sehingga Raja Tabban Assad bersama pasukannya beserta kedua
pendeta ini pulang ke yaman untuk
mengajak seluruh rakyat yaman menjadi pemeluk agama Yahudi.
Ketika pasukan. Melewati pinggiran kota
Mekah, Raja Tabban Assad berhenti untuk istirahat…
Bersambung ..


0 Komentar